Sajadah Qolbu

[ Dan pada sebagian malam,Bersujudlah kepada-Nya dan bertasbihlah kepada-Nya…" (QS Al-Insan [76]: 26 ]

Subhanallah..di Bawah Lautan Ada Api dan di Bawah Api Ada Lautan!

Posted by [ ADMIN ] pada November 11, 2010

Subhanallah…..di Bawah Lautan Ada Api dan di Bawah Api Ada Lautan!

Mungkin Anda bertanya… :

Mengapa Microsoft Corporation begitu Mengetahui tentang Seluk beluk  Windows OS nya ? bahkan mereka mengetahui dengan begitu Detail !

Dan begitu juga dengan Pihak Google,mengapa mereka benar-benar sangat paham mengenai Android ?

Selain itu ,Mengapa juga Pihak RIM sangat Mengerti tentang BlackBerry ?

Anda sangat Cerdas untuk Menjawabnya ,bukan : “; ya, sudah tentu mereka tahu…Karena Merekalah yang benar-benar membuatnya !”

Timbul pertanyaan, Lalu Siapakah yang Mampu Mengetahui Seluruh dimensi ALAM SEMESTA ini ?

ya Apapun Alasannya…kita sepakat !

Bahwa

Hanya Sang Penciptalah yang Mampu & Benar-Benar Mengetahui Tentang Ciptaan-Nya !

Subhanallah….

“Akan Kami perlihatkan secepatnya kepada mereka kelak, bukti-bukti kebenaran Kami di segenap penjuru dunia ini dan pada diri mereka sendiri, sampai terang kepada mereka, bahwa al-Quran ini suatu kebenaran. Belumkah cukup bahwa Tuhan engkau itu menyaksikan segala sesuatu. ” (QS Fushshilat :53)

(وَالْبَحْرِ الْمَسْجُورِ [الطور: 6
” Ada laut yang di dalam tanahnya ada api.”

( Ilustrasi gambar. )

Baru Saja kita digemparkan dengan Fenomena Alam berupa : SUNGAI DALAM LAUT  ! yang sangat UniQ dan Luar Biasa sebagai Maha karya Ciptaan Allah Azza wa jalla.. lalu Sebuah Temuan Ilmuwan Indonesia dan Luar Negeri mengenai : Adanya GUNUNG MERAPI DALAM LAUT INDONESIA

dan Juga PEMBUKTIAN Yang Mengejutkan tentang GOOGLE EARTH Membuktikan Kebenaran Hadist Rasulullah SAW…

Kini, kita semua akan dikejutkan lagi tentang Penemuan yang sangat UNIQ dan Luar Biasa  Mengenai :

di Bawah Lautan Ada Api dan di Bawah Api Ada Lautan!

yang ternyata tercantum dalam AlQuran yang mulia dan Hadist Rasulullah saw…

(وَالْبَحْرِ الْمَسْجُورِ [الطور: 6
” Ada laut yang di dalam tanahnya ada api.”

Sabda Rasulullah Muhammad SAW:

“Tidak ada yang mengarungi lautan kecuali orang yang berhaji, berumrah atau orang yang berperang di jalan Allah. Sesungguhnya di bawah lautan terdapat api dan di bawah api terdapat lautan.”( HR.Abu Daud )

( Ilustrasi Gambar )

Kata yg digunakan dalam ayat diatas ialah “Sajara ( sujjirat)”, sebagai menyalakan tungku pembakaran hingga membuatnya panas atau mendidih. Sehingga dalam persepsi orang zaman dulu, semasa Qur’an diturunkan 1400 yang lalu, api dan air adalah sesuatu yang bertentangan.

Menurut Imam Mujahid Sujjirat berarti dinyalakan, Al-Hasan Menjelaskan sujjirat berarti dikeringkan… inilah penjelasan singkat menurut ulama salaf.( Lihat: buku kiamat oleh Mahir Ahmad Ash-Syufiy)

Air mematikan api sedangkan api itu menguapkan air. Lalu bagaimana mungkin dua hal yang berlawanan dapat hidup berdampingan dalam sebuah ikatan yang kuat tanpa ada yang rusak salah satunya?

Ayat Al-Quran ini telah menjelaskan struktur bumi itu sendiri. Ini terbukti dengan teori pemisahan lantai laut (seafloor spreading) yang menyebabkan magma di bawah kerak bumi keluar dengan tekanan yang kuat ke permukaan di bawah laut.

Allah bersumpah dengan fenomena kosmik unik ini. Firman-Nya:

(وَالْبَحْرِ الْمَسْجُورِ    [الطور: 6
” Ada laut yang di dalam tanahnya ada api.”

Nabi SAW bersabda:”Tidak ada yang mengarungi lautan kecuali orang yang berhaji, berumrah atau orang yang berperang di jalan Allah. Sesungguhnya di bawah lautan terdapat api dan di bawah api terdapat lautan.”( HR.Abu Daud )

Ulasan Hadis. Hadis ini sangat sesuai dg sumpah Allah SWT yg dilansir oleh Al-quran pd permulaan Surah Ath-Thur, dimana Allah bersumpah (Maha Besar Allah yg tdk membutuhkan sumpah apapun demi lautan yg di dlm tanahnya ada api (Al-Bahr Al-Masjur). Sumpahnya:

وَٱلطُّورِ (١) وَكِتَـٰبٍ۬ مَّسۡطُورٍ۬ (٢) فِى رَقٍّ۬ مَّنشُورٍ۬ (٣) وَٱلۡبَيۡتِ ٱلۡمَعۡمُورِ (٤)وَٱلسَّقۡفِ ٱلۡمَرۡفُوعِ (٥) وَٱلۡبَحۡرِ ٱلۡمَسۡجُورِ (٦) إِنَّ عَذَابَ رَبِّكَ لَوَٲقِعٌ۬ (٧) مَّا لَهُ ۥ مِن دَافِعٍ۬ (٨)

“Demi bukit, dan kitab yang ditulis; pada lembaran yang terbuka; dan demi Baitul Ma’mur; dan atap yang ditinggikan (langit), dan laut yang di dalam tanahnya ada api, sesungguhnya azab Tuhanmu pasti terjadi, tidak seorangpun yang dapat menolaknya.” (QS. Ath-Thur (52):1-8)

 

Bangsa Arab, pd waktu diturunkannya Al-quran tidak mampu menangkap dan memahami isyarat sumpah Allah SWT demi lautan yg di dalam tanahnya ada api ini. Krn bangsa Arab (kala itu) hanya mengenal makna sajara sebagai menyalakan tungku pembakaran hingga membuatnya panas atau mendidih. Sehingga dalam persepsi mereka, panas dan air adalah sesuatu yg bertentangan. Air mematikan panas sedangkan panas itu menguapkan air. Lalu bagaimana mungkin dua hal yang berlawanan dapat hidup berdampingan dalam sebuah ikatan yang kuat tanpa ada yg rusak salah satunya?

Persepsi demikan mendorong mereka untuk menisbatkan kejadian ini sebagai peristiwa di akhirat (bukan di dunia nyata). Apalagi didukung dengan firman Allah SWT yg terdapat dalam surah At-Takwir:

وَإِذَا ٱلۡبِحَارُ سُجِّرَتۡ (٦)
artinya : “Dan apabila lautan dipanaskan.” (QS. At-Takwir (81):6)

Memang, ayat-ayat pada permulaan Surah At-Takwir mengisyaratkan peristiwa-peristiwa futuristik yang akan terjadi di akhirat kelak, namun sumpah Allah SWT dalam Surah Ath-Thur semuanya menggunakan sarana-sarana empirik yang benar-benar ada dan dapat ditemukan dalam hidup kita (di dunia).

Hal inilah yang mendorong sejumlah ahli tafsir untuk meneliti makna dan arti bahasa kata kerja sajara selain menyalakan sesuatu hingga membuatnya panas. Dan mereka ternyata menemukan makna dan arti lain dari kata sajara, yaitu mala’a dan kaffa (memenuhi dan menahan). Mereka tentu saja sangat gembira dengan penemuan makna dan arti baru ini karena makna baru ini dapat memecahkan kemusykilan ini dengan pengertian baru bahwa Allah SWT telah memberikan anugerah kepada semua manusia dengan mengisi dan memenuhi bagian bumi yang rendah dengan air sambil menahannya agar tidak meluap secara berlebihan ke daratan.

Namun, hadis Rasulullah SAW yg sedang kita bahas ini secara singkat menegaskan bahwa: Sesungguhnya di bawah lautan ada api dan di bawah api ada lautan.

Setelah Perang Dunia II, para peneliti turun dan menyelam ke dasar laut dan samudera dalam rangka mencari alternatif berbagai barang tambang yang sudah nyaris habis cadangannya di daratan akibat konsumerisme budaya materialistik yang dijalani manusia sekarang ini. Mereka dikejutkan dengan rangkaian gunung berapi (volcanic mountain chain) yang membentang berpuluh-puluh ribu kilometer di tengah-tengah seluruh samudera bumi yang kemudian mereka sebut sebagai ‘gunung-gunung tengah samudera’.

Dengan mengkaji rangkaian gunung-gunung tengah samudera ini tampak jelas bahwa gunung-gunung tengah samudera tersebut sebagian besarterdiri dari bebatuan berapi (volcanic rocks) yang dapat meledak layaknya ledakan gunung berapi yang dahsyat melalui sebuah jaring retak yang sangat besar. Jaring retak ini dapat merobek lapisan bebatuan bumi dan ia melingkupi bola bumi kita secara sempurna dari segala arah dan terpusat di dalam dasar samudera dan beberapa lautan.sedangkan kedalamannya mencapai 65 km. Kedalaman jaring retak ini menembus lapisan bebatuan bumi secara penuh hingga menyentuh lapisan lunak bumi (lapisan bumi ketiga) yang memiliki unsur bebatuan yang sangat elastis, semi cair, dan memiliki tingkat kepadatan dan kerekatan tinggi.

Bebatuan lunak ini didorong oleh arus muatan yang panas ke dasar semua samudera dan beberapa lautan semacam Laut Merah dengan suhu panas yang melebihi 1.000 derajat Celcius. Batuan-batuan elastis yang beratnya mencapai jutaan ton ini mendorong kedua sisi samudera atau laut ke kanan dan ke kiri yang kemudian disebut oleh para ilmuwan dengan “fenomena perluasan dasar laut dan samudera.” Dengan terus berlangsungnya proses perluasan ini, maka wilayah-wilayah yang dihasilkan oleh proses perluasan itupun penuh dengan magma bebatuan yang mampu menimbulkan pendidihan di dasar samudera dan beberapa dasar laut.

Salah satu fenomena yang mencengangkan para ilmuwan saat ini adalah bahwa meskipun sebegitu banyak, air laut atau samudera tetap tidak mampu memadamkan bara api magma tersebut. Dan magma yang sangat panaspun tidak mempu memanaskan air laut dan samudera. Keseimbangan dua hal yang berlawanan: air dan api di atas dasar samudera bumi, termasuk di dalamnya Samudera Antartika Utara dan Selatan, dan dasar sejumlah lautan seperti Laut Merah merupakan saksi hidup dan bukti nyata atas kekuasaan Allah SWT yang tiada batas.

Laut Merah misalnya, merupakan laut terbuka yang banyak mengalami guncangan gunung berapi secara keras sehingga sedimen dasar laut inipun kaya dengan beragam jenis barang tambang. Atas dasar pemikiran ini, dilakukanlah proyek bersama antara Pemerintah Kerajaan Saudi Arabia, Sudan, dan salah satu negara Eropa untuk mengeksploitasi beberapa kekayaan tambang yang menggumpal di dasar Laut Merah.

( Ilustrasi Gambar )

Kapal-kapal proyek ini melemparkan stapler barang tambang untuk mengumpulkan sampel tanah dasar Laut Merah tersebut. Stapler pengeruk sampel tanah itu diangkat dalam batang air yang ketebalannya mencapai 3.000 m. Dan jika stapler sampai ke permukaan kapal, tidak ada seorangpun yang berani mendekat karena sangat panasnya. Begitu dibuka, maka keluarlah tanah dan uap air panas yang suhunya mencapai 3.000 derajat Celcius. Dengan demikian, sudah terbukti nyata di kalangan ilmuwan kontemporer, bahwa ledakan gunung vulkanik di atas dasar setiap samudera dan dasar sejumlah laut jauh melebihi ledakan vulkanik serupa yang terjadi di daratan.

Kemudian terbukti pula dengan beragam dalil dan bukti bahwa semua air yang ada di bumi dikeluarkan oleh Allah SWT dari dalam bumi melalui ledakan-ledakan vulkanik dari setiap moncong gunung berapi. Pecahan-pecahan lapisan berbatu bumi menembus lapisan ini hingga kedalaman tertentu mampu mencapai lapisan lunak bumi. Di dalam pisan lunak bumi dan lapisan bawahnya, magma vulkanik menyimpan air yang puluhan kali lipat lebih banyak dibanding debit air yang ada di permukaan bumi.

Setelah Perang Dunia II, para peneliti turun dan menyelam ke dasar laut dan samudera dalam rangka mencari alternatif berbagai barang tambang yang sudah nyaris habis cadangannya di daratan akibat konsumerisme budaya materialistik yang dijalani manusia sekarang ini.

Mereka dikejutkan dengan rangkaian gunung berapi (volcanic mountain chain) yang membentang berpuluh-puluh ribu kilometer di tengah-tengah seluruh samudera bumi yang kemudian mereka sebut sebagai ‘gunung-gunung tengah samudera’ yg sebagian besar terdiri dari bebatuan berapi (volcanic rocks) dan dapat meledak layaknya ledakan gunung berapi yang dahsyat melalui sebuah jaring retak yang sangat besar di kedalamannya mencapai 65 km.

Suhu di beberapa lautan melebihi 1.000 derajat Celcius, meski sebegitu banyak, air laut atau samudera tetap tidak mampu memadamkan bara api magma tersebut. Dan magma yang sangat panas pun tidak mampu memanaskan air laut dan samudera.

Keseimbangan dua hal yang berlawanan: air dan api di atas dasar samudera bumi merupakan saksi hidup dan bukti nyata atas kekuasaan Allah SWT yang tiada batas.

Contoh tanah yg diambil dari dasar laut kedalaman 3.000 m, tidak ada seorang pun yang berani mendekat karena sangat panasnya. Begitu Stapler contoh tanah dibuka, maka keluarlah tanah dan uap air panas yang suhunya mencapai 3.000 derajat Celcius.

Terbukti pula dengan beragam dalil dan bukti bahwa semua air yang ada di bumi dikeluarkan oleh Allah SWT dari dalam bumi melalui ledakan-ledakan vulkanik dari setiap gunung berapi.

Pecahan-pecahan lapisan berbatu bumi menembus lapisan ini hingga kedalaman tertentu mampu mencapai lapisan lunak bumi. Di dalam pisan lunak bumi dan lapisan bawahnya, magma vulkanik menyimpan air yang puluhan kali lipat lebih banyak dibanding debit air yang ada di permukaan bumi.

Subhanallah…!

Dari sini tampaklah kehebatan hadits Nabi SAW ini yang menetapkan sejumlah fakta-fakta bumi yang mencengangkan dengan sabda:

“Sesungguhnya di bawah lautan ada api dan di bawah api ada lautan.” ( HR.Abu Daud )

Sebab fakta-fakta ini baru terungkap dan baru bisa diketahui oleh umat manusia pada beberapa tahun terakhir & cuma dengan peralatan modern abad 20.

Gunung laut terdekat dari Saudi Arabia, tempat diturunkan Qur’an 1400 tahun yg lalu, ialah berada di Laut Arab, iaitu sekitar 800 Km di Timur Selatan negara oman, tak mungkin Rasulullah Muhammad SAW pergi & menyelam sejauh itu.

Pelansiran fakta-fakta ini secara detail dan sangat ilmiah dalam hadits Rasulullah SAW menjadi bukti tersendiri akan kenabian dan kerasulan Muhammad SAW, sekaligus membuktikan bahwa ia selalu terhubung dengan wahyu langit dan diberitahui oleh Allah Sang maha Pencipta langit dan bumi. Maha benar Allah yang menyatakan:

“Dan tiadalah yang diucapkannya itu (Al Qur’an) menurut kemauan hawa nafsunya. Ucapannya itu tiada lain hanyalah wahyu yang diwahyukan, yang diajarkan kepadanya oleh yang sangat kuat, Yang mempunyai akal yang cerdas; dan (Jibril itu) menampakkan diri dengan rupa yang asli, sedang dia berada di ufuk yang tinggi. Qs.53 Najm:3-7

Segala puji bagi ALLAH Tuhan semesta alam.

Sebuah Mukjizat terbesar berupa sebuah buku yang diturunkan melalui seorang Al-Amin (tak pernah berbohong) yang tak dapat membaca dizaman kuno kepada ummat terakhir yang pintar dan selalu membaca buku di zaman modern dan baru dapat dibuktikan oleh peralatan akhir zaman.

Siapa lagi yg mewahyukan jika bukan PENCIPTA ALAM SEMESTA?

(وَالْبَحْرِ الْمَسْجُورِ [الطور: 6
” Ada laut yang di dalam tanahnya ada api.”

Sabda Rasulullah Muhammad SAW:

“Tidak ada yang mengarungi lautan kecuali orang yang berhaji, berumrah atau orang yang berperang di jalan Allah. Sesungguhnya di bawah lautan terdapat api dan di bawah api terdapat lautan.”

( HR.Abu Daud )

——————-00000——————-

Mungkin Juga Anda Bertanya, Mengapa Kitab Suci AlQuran Membahas Alam Semesta ?

Hanya Sang Penciptalah yang Mampu Mengetahui Tentang Ciptaan-Nya !

Allahu Akbar !


——————-00000——————-

Referensi :

1). Pembuktian Sains dalam Sunnah) buku 1, oleh Dr. Zaghlul An-Najjar)

2).Kiamat, Oleh Mahir Ahmad Ash-Syufiy

3.)Bukti Kebenaran Quran / oleh Abdullah M. al-Rehaili. – Yogyakarta: Tajidu Press, 2003

4.) Google.co.id

5). Dan dari berbagai Sumber

————————————————————————————

DOWNLOAD EBOOK DIBAWAH INI

EBOOK [BUKU DIGITAL]

[KLIK GAMBAR]
BUKTI KEBENARAN

ALQURAN

yaa Allah Saksikanlah … Hamba telah Menyampaikannya….

Waullahu a’lamu bishawab…

Baca Juga :

Tahukah Anda Cara Cepat Belajar Membaca AlQur’an ?

Baca Juga :

DVD SmartEnglish 21GB Cara Mudah Belajar Bahasa Inggris secara Mandiri !

 

61 Tanggapan to “Subhanallah..di Bawah Lautan Ada Api dan di Bawah Api Ada Lautan!”

  1. hendar said

    subhanallah….🙂

  2. Nice info gan…..

  3. bagi yang melihat dengan kacamata agama ini merupakan kekuasaan Allah SWT, hanya saja banyak org2 ilmiah yang menganggap ini sbg keajaiban alam….
    wallahu alam bissawab….

  4. basomukramin said

    betul
    Allahu Akbar

  5. CdBelajarQuran said

    Subhanallah…., tak ada keraguan sedikitpun…! Allah mengilhamkan Sukma Kefasikan dan Ketaqwaan…Beruntunglah Orang-Orang yang Mensucikannya dan Merugilah orang-orang yang Mengotorinya…(QS.Asy-Syam )…. Kunjungi : Inilah Cara Mudah Belajar Baca AlQuran untuk Pemula !

    • “Akan Kami perlihatkan secepatnya kepada mereka kelak, bukti-bukti kebenaran Kami di segenap penjuru dunia ini dan pada diri mereka sendiri, sampai terang kepada mereka, bahwa al-Quran ini suatu kebenaran. Belumkah cukup bahwa Tuhan engkau itu menyaksikan segala sesuatu. ” (QS Fushshilat :53)

      Thanks…

  6. HilMy !nfo said

    Allahu Akabar .. nice postingan Gan .
    ijin copas yak …

  7. Wangsa said

    Jadi inget kisah djabalska, makhluk bukan jin bkn manusi yg tinggal dibwh gua di lautan yg ada gunung, dibawah gunung ada lautan dan di lautan ada gunung[img]http://u.kaskus.us/47/tl504ehf.jpg[/img]

  8. Ya Allah… Sungguhlah Engkau Yang Maha Kuasa atas segalanya… Subhanallah…

  9. […] Subhanallah..di Bawah Lautan Ada Api dan di Bawah Api Ada Lautan! (via Sajadah Sukses) Subhanallah…..di Bawah Lautan Ada Api dan di Bawah Api Ada Lautan! Mungkin Anda bertanya… : Mengapa Microsoft Cop. Mengetahui Seluk beluk  Windows OS ? bahkan mereka mengetahui dengan sangat Detail ! lalu ,Mengapa Pihak Google sangat paham mengenai  Android ? dan Mengapa Pihak RIM sangat Mengerti tentang BlackBerry ? Anda sangat Cerdas untuk Menjawabnya ,bukan : "; ya, Karena Mereka yang membuatnya !" Lalu Siapa yang Mengetahui Seluruh dimens … Read More […]

  10. memang menakjubkan segala sesuatu yang ada di alam raya ini,hanya mata dan akal kita yang tidak mampu menjangkau nya.

  11. Subhannallah..dengan semakin majunya perkembangan teknologi..akan semakin terbuktilah kebenaran Al Qur’an..

    Sebuah pembuktian lain akan isyarat2 sains dalam Al Qur’an..coba lihat di http://ibnumariam.wordpress.com/2010/09/17/mengetahui-konstanta-kecepatan-cahaya-dari-al-qur%E2%80%99an/ ..semoga makin menambah keimanan kita semua.

  12. subhanallah, infonya mantap gan…!!!

  13. muhammad541d said

    wa maa uutiitum minal ‘ilmi illa qaliilan…..

  14. dEviL said

    SubHanaLLaH, aLLaH SWT MaHa Besar…

  15. pepenefendi said

    Subhanallah……Allahu Akbar…

  16. oRiDo™ said

    Allahu akbar…

    semoga dengan pembuktian2 seperti ini dapat lebih memperkuat iman dan islam muslim seluruh dunia..
    dan dapat menjadi hidayah bagi mereka musuh islam..

    • amin..yang penting tugas kita hanya Menyampaikan kepada siapapun juga…dan bukan Memaksakan.., smga Allah senantiasa melimpahkan rahmat,taufiq dan hidayah-Nya kepada kita semua..amin

      terima kasih atas kunjungannya ya…

  17. fikri8 said

    subhanallah… mantab gan…

  18. Ph!duT said

    Subhanalloh……

  19. deogs2 said

    subhanallah……….

  20. Dik Wier said

    Sampai ngga bisa ngomong apa2 nih, Subhanallaah….boleh ngga copas tuk blog-ku ??

  21. aditninjamaniac said

    Assalamu’alaikum saudaraku..

    Subhanallah sekali yah ciptaan Allah Sang Pencipta. sampe merinding saya ngeliatnya..

  22. ageng said

    Subhanallah… Ternyata bumi ini masih memiliki banyak rahasia yang belum kita ketahui :’)

  23. yowanda said

    sebenarnya tidak mengejutkan, wajar saja kalau ada gunung api dalam lautan. Kan dalam bumi kita memang ada banyak api, jadi kau ada yang mendesak keluar wajar sajakan. Jadi masuk akal, bukan suatu yang ajaib. Mengenai baru ditemukan atau tidaknya bukan masalahkan :p .

  24. Es Teh Manis said

    Subhanallah Wal Hamdulillah Wa Laailaahaillallah Wallahu Akbar…..Maha Besar dan Maha Rekayasa Tingga hanya kepunyaan Allah SWT, Mudah2an kita sebagai mahluk yang faqir dengan penuh kekurangan ini mau berfikir tentang penciptanNya di langit dan bumi.

  25. Subhanalloh..
    Artikelnya bagus dan bermanfaat.
    Terima Kasih

  26. Baarokallohufikum.
    Afwan akhi mohon hadistnya disertakan riwayat dr mn, kitab apa, nmr jg, biar lebih ‘ilmiah gt.
    Plus tafsiran ayat2 Qur’an nya. Biar lbh mantab.
    Jazakallohu khoiiron

  27. Subhanallah.. aku merinding membacanya!!
    Lebih besar dari yang di atas permukaan bumi, sementara yang di permukaan bumi pun sudah membahayakan..
    Maha Besar Allah dengan segala ciptaan-Nya..

  28. punyaanik said

    Allohu Akbar, subhanalloh! Lailahailalloh hu Allohuakbar.

  29. subhanallah maha suci allah…..kgk nyangka ane,padahal ane sering baca surat at-takwir baru nyadar klo ada pesan sebesar itu di dalam nya🙂

  30. justfitri said

    Waah..menarik sekali tulisannya🙂

  31. […] Subhanallah…. Ada Sungai dalam Laut..!Download Gratis Video Panduan Software Cara Cepat Baca IqroSubhanallah..di Bawah Lautan Ada Api dan di Bawah Api Ada Lautan!Subhanallah…Google Earth membuktikan kebenaran Hadist Rasulullah SAWDownload Gratis!Cara Mudah […]

  32. aisyah rahimah said

    Subhanallah.. sy kagum dgn ciptaan Allah yg Esa.. terima kaseh ats maklumt di ats. sangt berguna.. 🙂

  33. Hello, its pleasant piece of writing on the topic of media print,
    we all know media is a enormous source of information.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s